SEJARAH KOTA KEBUMEN

Kabupaten Kebumen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigationJump to search
Kabupaten Kebumen
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦑꦼꦧꦸꦩꦺꦤ꧀
Locator kabupaten kebumen.png
Peta lokasi Kabupaten Kebumen
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦑꦼꦧꦸꦩꦺꦤ꧀ di Jawa Tengah
Koordinat: -
ProvinsiJawa Tengah
Dasar hukumUU No. 13/1950
Tanggal peresmian-
Ibu kotaKebumen
Pemerintahan
-BupatiKH. Yazid Mahfudz (plt.)[1]
-Wakil Bupati
APBD
-DAURp1.421.871.180.000.-(2014)[2]
Luas1.581, 11 km2
Populasi
-Total1.155.437 (2008)
-Kepadatan738,7
Demografi
-Kode area telepon0287
Pembagian administratif
-Kecamatan26
-Kelurahan449/11
Simbol khas daerah
-Flora resmiKelapa Genjah Entog
-Fauna resmiWalet Putih
Situs webwww.kebumenkab.go.id
Kebumen (Jawaꦏꦼꦧꦸꦩꦺꦤ꧀translit. Kebumèn) adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Kebumen.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Secara geografis, Kabupaten Kebumen terletak pada 7°27' - 7°50' Lintang Selatan dan 109°22' - 109°50' Bujur Timur. Bagian selatan Kabupaten Kebumen merupakan dataran rendah, sedangkan pada bagian utara berupa pegunungan dan perbukitan yang merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Serayu Selatan. Sementara itu di barat wilayah Gombong, terdapat Kawasan Karst Gombong Selatan sebuah rangkaian pegunungan kapur yang membujur hingga pantai selatan berarah utara-selatan. Daerah ini memiliki lebih dari seratus gua berstalaktit dan stalagmit. Sementara itu panjang pantai sekira 53 Km yang sebagian besar merupakan pantai dengan fenomena gumuk pasir. Sungai terbesar di Kabupaten Kebumen adalah Sungai Luk Ulo, Sungai Jatinegara, Sungai Karanganyar, Sungai Kretek, Sungai Kedungbener, Sungai Kemit, Sungai Gombong, Sungai Ijo, Sungai Kejawang, dan Kali Medono.

Luas wilayah dan penggunaan[sunting | sunting sumber]

Lahan pertanian di daerah Kebumen
Kabupaten Kebumen mempunyai luas wilayah sebesar 158.111, 50 ha atau 1.581, 11 km² dengan kondisi beberapa wilayah merupakan daerah pantai dan pegunungan, namun sebagian besar merupakan dataran rendah.
  • Dari luas wilayah Kabupaten Kebumen, tercatat 49.768, 00 hektare atau sekitar 31, 04% sebagai lahan sawah dan 108, 343.50 hektare atau 68.96% sebagai lahan kering.
  • Menurut penggunaannya, sebagian besar lahan sawah beririgasi teknis dan hampir seluruhnya (46, 18%) dapat ditanami dua kali dalam setahun, sebagian lagi berupa sawah tadah hujan (37, 82%) yang di beberapa tempat dapat ditanami dua kali dalam setahun, serta 11, 25% lahan sawah beririgasi setengah teknis dan sederhana.
  • Lahan kering digunakan untuk bangunan seluas 40.985, 00 hektare (37, 73%), tegalan/kebun seluas 33.777, 00 hektare (33, 57%) serta hutan negara seluas 22.861, 00 hektare (21, 08%) dan sisanya digunakan untuk padang penggembalaan, tambak, kolam, tanaman kayu-kayuan, serta lahan yang sementara tidak diusahakan dan tanah lainnya.

Perbatasan[sunting | sunting sumber]

UtaraKabupaten Banjarnegara
SelatanSamudra Hindia
BaratKabupaten Banyumas dan kabupaten Cilacap
TimurKabupaten Wonosobo dan kabupaten Purworejo

Sejarah rakyat[sunting | sunting sumber]

Alun-Alun Kota Kebumen
Dulunya itu Kebumen adalah sebuah kadipaten, yang menyatu dalam daerah Kesultanan Cirebon (1430-1677), disaat itu, Sunan Gunung Djati, yang menyebarkan agama islam di daerah Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah, pernah hilang digigit tikus, di hutan di daerah ini, di tahun 1553. Kemudian, pada tahun 1830, Kebumen menjadi sebuah kabupaten yang termasuk Karesidenan Bagelen, kemudian sejak tahun 1901, ketika digabungkan dengan Karesidenan Kedu, kemudian Kebumen menjadi kabupaten, yang termasuk Karesidenan Kedu.
Nama Kebumen konon berasal dari kabumian yang berarti sebagai tempat tinggal Kyai Bumi setelah dijadikan daerah pelarian Pangeran Bumidirja atau Pangeran Mangkubumi dari Mataram pada 26 Juni 1677, saat berkuasanya Sunan Amangkurat I. Sebelumnya, daerah ini sempat tercatat dalam peta sejarah nasional sebagai salah satu tonggak patriotik dalam penyerbuan prajurit Mataram pada zaman Sultan Agung ke benteng pertahanan Belanda di Batavia. Saat itu Kebumen masih bernama Panjer.
Salah seorang cicit Pangeran Senopati yaitu Bagus Bodronolo yang dilahirkan di Desa Karanglo, Panjer, atas permintaan Ki Suwarno, utusan Mataram yang bertugas sebagai petugas pengadaan logistik, berhasil mengumpulkan bahan pangan dari rakyat di daerah ini dengan jalan membeli. Keberhasilan membuat lumbung padi yang besar artinya bagi prajurit Mataram, sebagai penghargaan Sultan Agung, Ki Suwarno kemudian diangkat menjadi Bupati Panjer, sedangkan Bagus Bodronolo ikut dikirim ke Batavia sebagai prajurit pengawal pangan.
Adapun selain daripada tokoh di atas, ada seorang tokoh legendaris pula dengan nama Joko Sangrib, ia adalah putra Pangeran Puger / Pakubuwono I dari Mataram, dimana ibu Joko Sangrib masih adik ipar dari Demang Honggoyudo di Kuthawinangun. Setelah dewasa ia memiliki nama Tumenggung Honggowongso, ia bersama Pangeran Wijil dan Tumenggung Yosodipuro I berhasil memindahkan keraton Kartosuro ke kota Surakarta sekarang ini. Pada kesempatan lain ia juga berhasil memadamkan pemberontakan yang ada di daerah Banyumas, karena jasanya kemudian oleh Keraton Surakarta ia diangkat dengan gelar Tumenggung Arungbinang I, sesuai nama wasiat pemberian ayahandanya. Dalam Babad Kebumen keluaran Patih Yogyakarta, banyak nama di daerah Kebumen adalah berkat usulannya. Di dalam "Babad Mataram" disebutkan pula Tumenggung Arungbinang I berperan dalam perang Mataram/Perang Pangeran Mangkubumi, saat itu ia bertugas sebagai Panglima Prajurit Dalam di Karaton Surakarta[3].

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kebumen terdiri atas 26 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 449 desa dan 11 kelurahan dengan jumlah Rukun Warga (RW) sebanyak 1.930 buah dan dibagi menjadi 7.027 buah Rukun Tetangga (RT). Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kebumen. Di samping Kecamatan Kebumen, kota-kota kecamatan lainnya yang cukup signifikan adalah GombongKaranganyarKutowinangunAyahPetanahan serta Prembun.
Banyaknya Wilayah Administratif di Kabupaten Kebumen tahun 2006-2008
Uraian200620072008
Jumlah kecamatan262626
Jumlah desa449449449
Jumlah kelurahan111111
Jumlah RW1.8771.9261.930
Jumlah RT6.7556.9637.027

Pegawai Negeri Sipil[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2008 di Kabupaten Kebumen tercatat jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Otonom sebanyak 14.321 orang dan PNS Instansi Vertikal sebanyak 1.846 orang sehingga jumlah PNS secara keseluruhan sebanyak 16.167 orang. Dari jumlah tersebut 57, 86% adalah PNS laki-laki, dan PNS perempuan sebanyak 42, 14%.

Daftar pemimpin Kebumen[sunting | sunting sumber]

Nama-Nama Tumenggung/Adipati/Bupati yang pernah memimpin Kebumen
No.NamaTahunNama Daerah
1Panembahan Bodronolo1642-1657Panjer
2Hastrosuto1657-1677Panjer
3Kalapaking I1677-1710Panjer
4KRT. Kalapaking II1710-1751Panjer
5KRT. Kalapaking III1751-1790Panjer
6KRT. Kalapaking IV1790-1833Panjer
7KRT. Arungbinang IV1833-1861Panjer
8KRT. Arungbinang V1861-1890Kebumen
9KRT. Arungbinang VI1890-1908Kebumen
10KRT. Arungbinang VII1908-1934Kebumen
11KRT. Arungbinang VIII1934-1942Kebumen
12R. Prawotosoedibyo S1942-1945Kebumen
13KRT. Said Prawirosastro1945-1947Kebumen
14RM. Soedjono1947-1948Kebumen
15R.M. Istikno Sosrobusono1948-1951Kebumen
16R.M. Slamet Projorahardjo1951-1956Kebumen
17R. Projosudarto1956-1961Kebumen
18R. Sudarmo Sumohardjo1961-1963Kebumen
19R.M. Suharjo Notoprojo1963-1964Kebumen
20DRS. R. Soetarjo Kolopaking1964-1966Kebumen
21R. Suyitno1966-1968Kebumen
22Mashud Mertosugondo1968-1974Kebumen
23R. Soepeno Soerjodiprodjo1974-1979Kebumen
24DRS. H. Dadiyono Yudoprayitno1979-1984Kebumen
25Drs. Iswarto1984-1985Kebumen
26H. M.C. Tohir1985-1990Kebumen
27H.M. Amin Soedibyo1990-1995Kebumen
28H.M. Amin Soedibyo1995-2000Kebumen
29Dra. Rustriningsih, M.Si2000-2005Kebumen
30Dra. Rustriningsih, M.Si2005-2008Kebumen
31K.H. Nashiruddin Al Mansyur2008-2010Kebumen
32H. Buyar Winarso, SE2010-2015Kebumen
33Drs. HM Arif Irwanto, MSi2015-2016Kebumen
34Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, SE2016-2018Kebumen
35KH. Yazid Mahfudz2018-sekarangKebumen

Legislatif[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilu Legislatif 2014 lalu, DPRD Kabupaten Kebumen berjumlah 50 orang dengan perwakilan sepuluh partai politik.
Nama PartaiJumlah Kursi
Lambang PDI-P PDI Perjuangan9
Lambang PKB Partai Kebangkitan Bangsa6
Lambang Partai GolkarPartai Golkar5
Lambang PKSPartai Keadilan Sejahtera3
Lambang Partai Gerindra Partai Gerakan Indonesia Raya7
Lambang Partai Hanura Partai Hati Nurani Rakyat1
Lambang Partai Demokrat Partai Demokrat4
Lambang PAN Partai Amanat Nasional5
Lambang Partai NasDem Partai NasDem5
Lambang PPP Partai Persatuan Pembangunan3
Total50

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Masyarakat Kabupaten Kebumen umumnya menggunakan bahasa jawa dalam penturan sehari-hari. Namun jika dilihat dari logat bahasanya, bahasa yang dituturkan oleh masyarakat Kabupaten Kebumen terbagi dalam beberapa logat/dialek bahasa. Sebelah timur aliran Sungai Kedungbener berbahasa dengan didominasi vokal o, dan mbandek (poko'e) atau lebih dekat dengan logat Bagelen dan Bahasa Kedu. Masyarakat yang menuturkan logat ini meliputi Kecamatan AmbalKecamatan MiritKecamatan KutowinangunKecamatan PoncowarnoKecamatan PaduresoKecamatan Prembun dan Kecamatan Bonorowo. Sementara di sebelah barat aliran sungai Luk Ulo didominasi vokal a dan kmedok, (pokoke) atau dikenal dengan Dialek Banyumasan[4]. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Kebumen menuturkan bahasa jawa dengan logat ini seperti di Kecamatan RowokeleKecamatan AyahKecamatan BuayanKecamatan SemporKecamatan GombongKecamatan KuwarasanKecamatan PuringKecamatan PetanahanKecamatan AdimulyoKecamatan KaranganyarKecamatan KaranggayamKecamatan PejagoanKecamatan Sruweng, dan Kecamatan Klirong. Sedangkan di antara aliran sungai Luk Ulo dan aliran Sungai Kedungbener bahasanya campur bawur, ada yang memakai poko'e, ada yang memakai pokoke. Masyarakat yang menuturkan logat ini meliputi Kecamatan KebumenKecamatan AlianKecamatan KarangsambungKecamatan Sadang dan Kecamatan Buluspesantren. Namun jika diperhatikan masyarakat di wilayah Kecamatan AlianKecamatan KarangsambungKecamatan Sadang lebih fasih berbicara dengan logat Wonosoboan dengan memanjangkan fonem akhir.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kabupaten Kebumen pada tahun 2005 tercatat 1.212.809 jiwa, mengalami pertumbuhan sebesar 0, 79% dari tahun sebelumnya, dengan jumlah rumah tangga sebanyak 293.373 rumah tangga sehingga rata-rata jumlah jiwa per rumah tangga sebesar 4 jiwa. Kepadatan penduduk Kabupaten Kebumen sebesar 947 jiwa/km², dengan KecamatanKebumen merupakan daerah terpadat penduduknya dengan 2.867 jiwa/km² dan Kecamatan Sadang merupakan daerah terjarang penduduknya dengan 351 jiwa/km².
Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 612.467 jiwa dan perempuan sebanyak 600.342 jiwa sehingga sex-ratio-nya sebesar 102. Ditinjau dari distribusi/persebaran penduduknya, penduduk terbanyak di Kecamatan Kebumen, yaitu sebesar 9,94 persen, dan penduduk paling sedikit di Kecamatan Padureso sebesar 1,16% dari seluruh penduduk KabupatenKebumen.
Dilihat menurut kelompok umur, penduduk di bawah 15 tahun sebesar 30, 45% atau 369.329 jiwa dan penduduk usia 65 tahun ke atas berjumlah 92.600 jiwa atau 7, 64 persen, sedang penduduk usia 15 – 65 tahun sebanyak 750.880 atau 61, 91 persen.
Jumlaha rumah tangga dan penduduk kabupaten Kebumen tahun 2003-2005
Uraian200320042005
Rumah Tangga288.852291.104293.373
Penduduk laki-laki603.022607.670612.467
Penduduk perempuan590.956595.645600.342
Penduduk usia produktif (15-64 tahun)739.212744.972750.880
Penduduk usia tidak produktif (0-14 tahun & 65 tahun+)454.766458.343461.929
Angkatan kerja649.632654.634659.809
Bukan angkatan kerja313.134315.661318.133

Daftar kecamatan di Kabupaten Kebumen beserta data lainnya[sunting | sunting sumber]

Nama kecamatanJumlah pendudukLuas wilayah (km2)Jumlah kelurahanJumlah desa
Adimulyo53.634 Jiwa54, 4 km2 -22
Alian44.723 Jiwa67, 7 km2 -16
Ambal54.963 Jiwa60, 4 km2 -32
Ayah50.371 Jiwa116, 4 km2 -18
Bonoworo19.321 Jiwa30, 8 km2 -11
Buayan44.472 Jiwa93, 4 km2 -20
Buluspesantren48.072 Jiwa53, 7 km2 -20
Gombong68.593 Jiwa25, 5 km2 212
Karanganyar105.758 Jiwa62, 8 km2 47
Karanggayam58.547 Jiwa151, 2 km2-19
Karangsambung32.441 Jiwa95, 1 km2 -14
Kebumen128.956 Jiwa52,04 km2 524
Klirong55.246 Jiwa56,7 km2 -23
Kutowinangun46.562 Jiwa38,7 km2 -18
Kuwarasan30.811 Jiwa49,8 km2 -22
Mirit40.609 Jiwa56,5 km2 -22
Padureso13.795 Jiwa38,5 km2 -9
Pejagoan42.991 Jiwa61, 7 km2 -13
Petanahan47.018 Jiwa58, 8 km2-19
Poncowarno15.479 Jiwa37, 4 km2 -11
Prembun36.289 Jiwa32, 9 km2 -12
Puring40.433 Jiwa61, 9 km2 -23
Rowokele32.568 Jiwa83, 7 km2 -11
Sadang16.422 Jiwa69, 2 km2 -7
Sempor50.346 Jiwa130, 2 km2 -16
Sruweng59.811 Jiwa64, 6 km2 -21

Profesi Masyarakat Kebumen[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar penduduk Kabupaten Kebumen berprofesi sebagai petani, nelayan, pedagang, pengusaha, Politikus, Buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Guru, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota BandungKota SemarangKota SurabayaKota YogyakartaKota SurakartaPurwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti SumateraBali, dan Kalimantan. Selain itu juga menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang hingga Tahun 2015 sebanyak 3.931 Orang. Bahkan terhitung sejak awal tahun 2016 jumlah TKI asal Kabupaten Kebumen yang berangkat ke luar negeri mencapai 780 orang. Negara tujuan tempat mereka bekerja rata-rata ke JepangKoreaMalaysiaHong KongSingapuraTaiwan, dan Brunei[5].

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Di bidang pendidikan, Kebumen memiliki sarana dari PAUDTKSDSMPSMASMK hingga Perguruan Tinggi.

TK (Taman Kanak-Kanak)[sunting | sunting sumber]

  • TK Islam Bhakti Ibu - Ambal
  • TK Aisyiyah 9 Kalibeji
  • TK Pertiwi Kalirancang
  • RA Masyithoh Gombong
  • TK Perwanida Karangsari
  • KBIT Wildani Karangmaja
  • TK Pertiwi Ginandong
  • PAUD Dahlia Indah Ginandong

SD (Sekolah Dasar)[sunting | sunting sumber]

  • SD N 1 Kebulusan
  • SD N Klepusanggar
  • SD N 2 Kebulusan
  • SD N 3 Kebulusan
  • SD N 1 Kutosari
  • SD N 2 Kutosari
  • SD N 4 Kutosari
  • SD N 7 Kutosari
  • SD N 1 Klirong
  • SD N 1 Pringtutul
  • SD N Sitirejo
  • SD N 4 Karanganyar
  • SD N 2 Pringtutul
  • SD N 2 Wonokromo
  • SD N Purwodadi
  • SD N 2 Sukomulyo
  • SD N 1 Candi
  • SD N Pondok Gebangsari
  • SD N 1 Sawangan
  • SD N 1 Kalirancang
  • SD N 2 Kalirancang
  • SD N 3 Kalirancang
  • MI N Grogolpenatus
  • SD N Jatiluhur
  • MI S Islamiyah Logede
  • SD N Ginandong
  • SD N 1 Kritig
  • SD N Panjatan
  • SD N 3 Klapasawit
  • SD N 1 Brecong
  • SD N 1 Jatijajar
  • SD N 1 Pangempon
  • SD N Menganti
  • SD N 1 Karangsari
  • SD N 2 Karangsari
  • SD N Rogodadi
  • SD N 1 Kuwayuhan
  • SD N 3 Jatisari
  • SD N Arjosari
  • SD N 1 Kajoran
  • SD N 2 Kajoran
  • SD N 1 Karanggayam
  • SD N 2 Karanggayam
  • SD N 3 Karanggayam
  • SD N 1 Kalirejo
  • SD N 1 Karangtengah
  • SD IT Al Madinah
  • SD IT Ibnu Abbas
  • SDN Rantewringin
  • SD N 1 Tanggulangin
  • SD N 2 Tanggulangin

SMP (Sekolah Menengah Pertama)[sunting | sunting sumber]

  • SMP Islam Al Kahfi Somalangu Kebumen
  • SMP N 1 Gombong
  • SMP Negeri 1 Alian
  • SMP Ma'arif 1 Alian
  • SMP N 1 Karanganyar
  • SMP N 2 Karanganyar
  • SMP N 3 Karanganyar
  • SMP N 1 Rowokele
  • MTs S Plus Nururrohmah Tambaksari
  • MTs S Mafatikhul Huda
  • SMP N 1 Kutowinangun
  • SMP N 4 Gombong
  • SMP Muhammadiyah 1 Gombong
  • SMP Muhammadiyah 1 Karanganyar
  • SMP Muhammadiyah Ayah
  • SMP Taman Dewasa Kebumen
  • MTs N Kaleng Puring
  • MTs N 2 Kebumen
  • MTs N Klirong
  • SMP N 1 Klirong
  • SMP N 1 Kebumen
  • SMP N 2 Kebumen
  • SMP N 3 Kebumen
  • SMP N 4 Kebumen
  • SMP N 5 Kebumen
  • SMP N 6 Kebumen
  • SMP N 7 Kebumen
  • SMP Muhammadiyah 1 Kebumen
  • SMP Muhammadiyah 2 Kebumen
  • SMP N 1 Karanggayam
  • SMP N 2 Karanggayam
  • MTs N 1 Kebumen
  • SMP N 1 Buluspesantren
  • SMP N 2 Buluspesantren
  • SMP PGRI Buluspesantren

SMA / SMK / MA[sunting | sunting sumber]

  • SMA Negeri 1 Kebumen
  • SMA Negeri 2 Kebumen
  • SMA Negeri 1 Gombong
  • SMA Negeri 1 Karanganyar
  • SMA Negeri 1 Ayah
  • SMA Negeri 1 Buluspesantren
  • SMA Negeri 1 Karangsambung
  • SMA Negeri 1 Kutowinangun
  • SMA Negeri 1 Pejagoan
  • SMA Negeri 1 Mirit
  • SMA Negeri 1 Klirong
  • SMA Negeri 1 Petanahan
  • SMA Negeri 1 Prembun
  • SMA Negeri 1 Rowoekele
  • SMA Negeri 1 Karanggayam
  • SMK Negeri 1 Kebumen
  • SMK Negeri 2 Kebumen
  • SMK Negeri 1 Alian
  • SMK Negeri 1 Gombong
  • SMK Negeri 1 Karanganyar
  • SMK Negeri 1 Puring
  • SMK Negeri 1 Ambal
  • SMK Ma'arif 1 Kebumen
  • SMK Ma'arif 4 Kebumen
  • SMK Batik Sakti 1 Kebumen
  • SMK Batik Sakti 2 Kebumen
  • SMK Taman Karya Madya Kebumen
  • SMK Purnama 2 Gombong
  • SMK Tamtama Karanganyar
  • SMK Bina Karya 1 Karanganyar
  • SMK Plus Nurrohmah Kuwarasan
  • SMK Bina Nusantara Kebumen
  • SMK Ristek Rowokele
  • SMK Bina Teknika Sruweng
  • SMK Wongsorejo Gombong
  • SMK Muhammadiyah Kutowinangun
  • SMK Komputer Karanganyar
  • SMK Farmasi Bhakti Husada Karanganyar
  • SMK Mutiara Alian
  • SMA PGRI Prembun
  • MAN 1 Kebumen
  • MAN 2 Kebumen
  • MAN Gombong
  • SMK VIP Al-Huda
  • MA YAPIKA PETANAHAN

Perguruan Tinggi[sunting | sunting sumber]

STIKES Muhammadiyah Gombong

Media Massa[sunting | sunting sumber]

Kebumen memiliki media massa yang relatif lengkap, baik media cetak maupun elektronik. Saat ini di wilayah Kebumen telah terbit surat kabar harian "Kebumen Ekspres", yang merupakan bagian dari Jawa Pos Group. Di samping itu juga terdapat "Radar Kebumen" dan Suara Merdeka. Untuk media elektronik, terdapat beberapa stasiun radio komersial dan satu radio publik milik Pemkab Kebumen, serta sebuah stasiun televisi lokal.

Radio[sunting | sunting sumber]

Radio Siaran dari Kota Kebumen[sunting | sunting sumber]

  • Radio In FM
  • Bimasakti FM
  • Mas FM
  • Radio DVK
  • Ardana FM
  • Yapika FM
  • Radio DSK FM
  • Radio Prima FM

Radio Siaran dari Kota Karanganyar[sunting | sunting sumber]

  • Radio Ardana FM
  • Ratih FM
  • Mandala FM
  • Swara Kedu FM
  • Hasta Brata FM
  • Kedu Comunity FM
  • Radio Rodja AM
  • At Tarbiyah FM

Radio Siaran dari Kota Gombong[sunting | sunting sumber]

  • SKB Pop FM
  • RP FM
  • INSAGO FM

Stasiun Televisi[sunting | sunting sumber]

Stasiun Televisi Lokal[sunting | sunting sumber]

  • Ratih TV (Gelombang 47 UHF), stasiun televisi milik pemerintah kabupaten Kebumen.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Stasiun Kebumen
Kabupaten Kebumen berada di jalur lintas selatan Pulau Jawa. Angkutan umum antarkota dilayani oleh bus dan kereta api. Stasiun KebumenGombong dan Karanganyar adalah stasiun besar yang ada di Kebumen, di samping itu terdapat stasiun kecil lainnya seperti PrembunSokaKutowinangun dan di antara kereta api yang melintasi Kebumen adalah Senja Utama dan Fajar Utama (Jakarta Pasar Senen-Yogyakarta), Argo Wilis (Bandung-Surabaya Gubeng), Bima (Jakarta Kota-Surabaya Gubeng), Logawa (Purwokerto-Jember), dan Kutojaya (Kutoarjo-Jakarta) Sawunggalih (Jakarta-Kutoarjo).
Untuk menuju Bandara Adisutjipto, Maguwoharjo, Yogyakarta, dapat ditempuh dengan menggunakan Bus Damri tujuan Bandara. Selain itu, bisa juga digunakan jasa Kereta api KRD Maguwo Ekspres (Purwokerto-Kebumen-Maguwo), langsung turun di stasiun Maguwo yang berada di lingkungan bandara.

Tokoh terkenal[sunting | sunting sumber]

No comments:

Post a Comment

PECEL SAYUR